Kenali Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

Kenali Gejala Kanker Serviks Pada Wanita - Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual. Tahap permulaan terjadinya kanker serviks pada kaum hawa biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala yang signifikan pada awalnya. Bagi kebanyakan wanita dewasa, indikasi dari kanker serviks yaitu terjadinya perubahan yang bisa terdeteksi pada tes Pap smear.

Pap smear adalah tes rutin yang mencari perubahan pra-kanker dan kanker pada sel-sel leher rahim. Untuk wanita usia belia sangat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear secara teratur. Ini adalah cara yang paling efektif untuk mendeteksi kanker serviks sebelum kondisnya berubah menjadi serius. Pedoman tes Pap Smear telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Menurut National Library of Medicine (NLM), pedoman Tes Pap Smear bagi wanita adalah sebagai berikut :

• Anda harus mendapatkan Tes Pap smear pertama ketika menginjak usia 21 tahun
• Tes harus dilakukan setiap dua tahun sekali
• Perempuan dengan usia diatas 30 tahun, atau wanita yang tiga kali berturut-turut dinyatakan negatif hasil Pap Smear nya, hanya perlu melakukan pemeriksaan setiap tiga tahun.
• Wanita dengan pasangan seksual baru harus melakukan tes Pap Smear setidaknya 2 tahun sekali. Hal ini juga berlaku jika pasangan seksualnya memiliki hubungan baru dengan orang lain.

Pada wanita yang memiliki usia lebih tua, Pap smear dapat dikombinasikan dengan tes human papillomavirus (HPV). Hal ini disebabkan sebagian besar terjadinya kanker serviks pada wanita khususnya usia dewasa disebabkan oleh infeksi virus HPV. Jika seorang wanita tidak memiliki indikasi terjangkit virus HPV, maka dia memiliki kemungkinan kecil untuk mengidap kanker serviks dalam jangka waktu yang dekat. Namun sebagaimana yang kita ketahui bersama, Infeksi HPV lumrah terjadi pada wanita muda. Kebanyakan wanita yang terinfeksi HPV ini, sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 2 tahun. Oleh karena itu, dokter umumnya tidak menguji wanita muda untuk tes HPV kecuali mereka memiliki tes Pap Smear yang abnormal.

Genital Warts dan Kanker Serviks
Infeksi HPV dapat menyebabkan timbulnya kutil kelamin (Genital Wart). Namun, ada banyak jenis HPV dimana Strain HPV yang menyebabkan kutil tidak sama dengan strain penyebab kanker. Kutil kelamin bukan termasuk gejala kanker serviks. Kutil kelamin yang terjadi pada seorang wanita tidak berpengaruh dalam hal meningkatkan resiko kanker serviks.
Namun yang perlu kita sadari bersama bahwa adanya kemungkinan seorang wanita untuk terinfeksi lebih dari satu jenis strain HPV. Jika Anda memiliki kutil kelamin (Genital Wart), maka ada kemungkinan juga anda telah terinfeksi dengan jenis strain penyebab kanker. Dalam hal ini, melakukan hubungan seks yang aman dapat mengurangi resiko kedua jenis infeksi HPV tadi. Meskipun kondom tidak bisa sepenuhnya mencegah terjadinya infeksi HPV. Dikarenakan virus ini dapat menyebar dari hubungan persentuhan kulit.

Terinfeksi dengan strain HPV penyebab kanker tidak berarti anda langsung divonis mengidap kanker serviks. Kebanyakan wanita terinfeksi HPV jenis ini tidak memiliki masalah serius yang disebabkan oleh infeksi mereka.

Gejala Invasif Kanker Serviks
Wanita yang mengidap kanker serviks cenderung tidak menunjukkkan gejala ekstrim sampai kanker tersebut berubah menjadi invasif. Gejala invasif kanker serviks adalah proses dimana sel-sel tumbuh melalui lapisan atas jaringan serviks. Mereka "menyerang" jaringan yang lebih dalam dan di bawah lapisan ini.Tanda-tanda seorang wanita diidentifikasi mengidap kanker serviks adalah :

• perdarahan vagina yang tidak teratur
• keputihan dengan bau yang tidak enak
• keputihan encer
• keputihan bercampur dengan darah
• nyeri panggul atau punggung
• nyeri saat berhubungan seks
• masalah buang air kecil
• masalah buang air besar
• pembengkakan kaki

Perdarahan yang tidak teratur merupakan gejala yang paling umum dari tanda-tanda kanker serviks yang bisa di deteksi secara dini. Perdarahan ini kemungkinan terjadi setelah hubungan seksual dilakukan. Pendarahan juga dapat terjadi antara periode menstruasi. Gejala ini bahkan bisa terjadi pada wanita pasca-menopause yang periode menstruasi telah berhenti. Perdarahan vagina pada wanita pasca-menopause menunjukkan masalah medis yang serius. Hal ini membutuhkan penanganan yang intensif oleh dokter. Hal ini penting untuk dilakukan jika memiliki perdarahan vagina antara periode atau setelah anda melakukan hubungan seks. Anda juga harus segera memeriksakan kondisi ke dokter jika Anda tiba-tiba mulai mengalami gejal-gejala seperti berikut :

• nyeri saat berhubungan seks
• kesulitan buang air kecil
• kesulitan buang air besar

tanda-tanda diatas adalah tanda-tanda yang menunjukkan potensi seseorang wanita mengidap kanker serviks dan menunjukkan adanya masalah kesehatan serius lainnya. Maka harus mendapatkan penanganan medis dengan segera. Semoga informasi diatas dapat membantu anda untuk dapat mengidentifikasi gejala-gejala kanker serviks pada wanita dengan sesegera mungkin.

0 komentar